Laman

Minggu, 22 Mei 2011

Rak Dinding Modem / Wall Mounted Modem Shelf

Designed & Created by: DIASESWIN

Untuk mengatasi keterbatasan ruang dalam menyimpan barang maka digunakan Rak dinding / Wall Mounted Shelf. Rak dinding digunakan untuk menyimpan atau meletakkan barang- barang yang sering digunakan, mudah dilihat sehingga mudah juga mengaksesnya. Fungsi dan kegunaan rak dinding sangat berfariasi tergantung kebutuhan, bisa diletakkan di ruang tamu sebagai tempat hiasan, di ruang kerja untuk meletakkan peralatan elektronik kecil, ataupun diletakkan di kamar mandi untuk peralatan mandi dan lain- lain.

Rak Dinding ini digunakan untuk meletakkan Modem dan Switch/Hub. Dengan ukuran yang disesuaikan dan bahan kayu yang lebih tebal, bisa juga digunakan untuk meletakkan printer, komputer dan lain- lain.

Model penyatuan dari setiap bagian rak ini seluruhnya dengan menggunakan sambungan purus dan lubang purus / Tenon & Mortise. dan diperkuat dengan lem dan paku kayu (pin dowel).


Detail :

1. Persiapan
  • Menyiapkan peralatan pertukangan kayu
  • Menyiapkan bahan penunjang
    • Lem Kayu
    • Paku kayu / pin dowel
  • Menyiapkan Bahan- bahan kayu sesuai kebutuhan

  • Membuat bagian belakang rak yang menempel pada dinding. 
    • Menyiapkan dua kayu posisi horisontal beri tenon pada kedua ujungnya.
    • Menyiapkan dua kayu posisi vertikal beri mortise pada sisi samping 2 buah ukuran lubang sesuai dengan tenon kayu horisontal.









  • Membuat bagian samping rak
    • Menyiapkan 4 kayu untuk sisi tatakan
    • Menyiapkan 2 kayu untuk tiang penghubung tatakan














  • Membuat tatakan Rak
    • Menyiapkan 3 buah kayu  tipis untuk tatakan atas dan 4 buah untuk tatakan bawah, beri tenon pada kedua ujungnya
    • Menyiapkan Mortise pada bagian samping rak ukuran lubang sesuai dengan tenon

2. Perakitan
  • Memasang bagian belakang rak dengan menggunakan lem kayu.
  • Menjepit dengan clamp agar rapat
  • Memasang paku kayu (pin dowel) pada pertemuan tenon dan mortise dengan sebelumnya diberi lubang seukuran dengan pin dowel

  • Demikian seterusnya memasang kedua tatakan pada sisi samping, menyatukannya dengan dua tiang tatakan dan terakhir menyatukan dengan bagian belakang rak.


















3. Penghalusan dan Pelapisan
  • Menghaluskan Rak dengan amplas tahap 1
  • Menutup lubang dan pori- pori kayu dengan filler
  • Menghaluskan dengan amplas tahap 2
  • Melapisi dengan politur menggunakan kuas atau disemprot
  • Menghaluskan dengan amplas tahap 3
  • Melapisi lagi dengan politur 
  • Penghalusan dan pelapisan dilakukan sesuai selera. Bisa juga ditambah clear gloss untuk pelapis terakhir agar lebih mengkilat.

  • Selesai Rak Dinding dan siap digunakan. Beri lubang pada ke empat tangkai bagian belakang rak untuk dipasang paku atau sekrup pada dinding.

  • Terimakasih


Sabtu, 09 April 2011

Bekerja dengan Workbench

Created by: DIASESWIN


Menggunakan Workbench dalam pekerjaan kayu sangatlah membantu, karena dengan workbench pekerjaan- pekerjaan manual seperti menyerut, membuat sambungan, menjepit, membelah/ memotong kayu, dan lain-lain dapat dilakukan dengan mudah dan lebih efisien.



                                                                                                                           
Saat bekerja kadang kita lupa meletakkan peralatan, sehingga membutuhkan waktu untuk mencarinya. Hal tersebut dapat di hindari karena Workbench ini memiliki area untuk meletakkan peralatan pada bagian atas meja, juga lebih mudah mengakses bahan- bahan seperti paku sekrup dll, karena memiliki laci untuk menyimpannya.





Bagi para pekerja kayu (tukang kayu) tradisional di Indonesia bahkan di Asia, menggunakan workbench model Barat ini tidaklah lazim, biasanya workbench yang digunakan berupa bangku  sederhana dari sebilah papan atau balok yang kakinya diatur sedemikian rupa sehingga bagian depan lebih rendah dari bagian belakang dan diberi penahan pada bagian ujung atas papan/ balok untuk menahan kayu saat diserut. Kayu yang dapat diserut biasanya hanya yang berukuran sedang dan panjang, untuk yang berukuran kecil dan tipis sangat sulit dan sering bergerak bahkan jatuh. Kegunaannyapun biasanya hanya untuk menyerut dan dilakukan dengan cara duduk.
  
Beberapa contoh bekerja dengan workbench diantaranya sebagai berikut :

1. Menyerut Kayu
  • Menyerut Kayu Pendek atau Panjang













  • Menyerut kayu tipis









2. Membuat Sambungan
  • Membuat Tenon








  • Membuat Mortise

3. Membelah kayu



4. Membuat Profile




5. Membuat Alur / Groove




6. Dan lain- lain termasuk juga bekerja dengan bantuan Clamp





Demikianlah beberapa contoh bekerja dengan Workbench.




Terimakasih





Sabtu, 19 Maret 2011

Woodworking Workbench / Meja Kerja Tukang Kayu

Created by: DIASESWIN

Dengan menambahkan beberapa fasilitas penunjang, maka workbench pada posting sebelumnya dapat difungsikan sebagai Woodworking Workbench.





Fasilitas Penunjang tersebut diantaranya :

  • Ragum/ Vise
  • Bench Dog
  • Area bagian atas untuk menyimpan peralatan
  • Tepi Meja
  • Laci
  • Rak Peralatan
  • Pengangkat Roda

Ragum / Vise

Ragum merupakan bagian penting dari woodworking workbench, Ragum pekerjaan kayu (woodworking vise) sedikit berbeda dengan ragum pekerjaan metal, tetapi bila Workbench ingin digunakan untuk pekerjaan metal, dapat juga ditambahkan ragum untuk pekerjaan metal.

Woodworking vise banyak jenisnya, salah satunya yang digunakan pada Workbench ini adalah : Jenis Shoulder vise screw yang diposisikan sebagai End Vise.







Bench Dogs

Adalah pasak berupa tongkat kayu segi empat ataupun bulat yang berfungsi untuk menjepit kayu sehingga tidak bergerak saat diolah dengan alat lain. Pasak tersebut terdiri dari dua, yang satu diposisikan pada dog holes di meja dan yang lainnya pada Dog Block yang menyatu dengan Ragum.


 

Kotak Peralatan, Laci dan Tepi Meja 

Kotak peralatan berfungsi meletakkan benda kerja kecil atau Hand tools misalnya palu, meteran, dll. Sedangkan Laci untuk menyimpan bahan kerja seperti sekrup, paku dan lain- lain.
 



Rak Peralatan

Rak peralatan ini berfungsi meletakkan benda- benda kerja yang lebih besar misalnya Circular saw, clamp, dll. Rak peralatan ini menggunakan potongan kayu setebal 1.5 cm yang disatukan sehingga membentuk papan lebar. 




Pengangkat Roda / Lifter

Workbench ini walaupun berat tapi dapat dipindah- pindah karena memiliki Pengangkat roda.


Ready to move
Ready to work










Untuk melihat beberapa contoh cara kerja workbench ini lihat posting selanjutnya : Bekerja dengan Workbench)


    Terimakasih




    Sabtu, 12 Maret 2011

    Laci / Drawer

    Created by: DIASESWIN

    Laci adalah Kotak bagian dari furniture yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat ditarik keluar untuk mengakses isinya.



    Laci sepintas lalu kelihatannya remeh, tapi hampir sebagian besar furniture yang berupa lemari, bufet ataupun meja dan lain- lain memiliki laci.  Seringkali laci membuat kita frustasi, bila sulit ditarik apalagi macet, ataupun sebaliknya bila mudah sekali jatuh sehingga isinya berserakan di lantai.

    Tata cara pembuatan laci dan bahan bakunya juga beragam, ada yang terbuat dari plastik, logam, plywood ataupun yang sering kita lihat dengan bahan kayu.

    Cara membuat :

    • Siapkan kayu untuk bagian depan, belakang, kiri, kanan dan bawah
    • Lebar kayu bagian depan disesuaikan dengan lubang rumah lacinya
    • Lebar kayu bagian samping dan belakang berukuran sama, sedikit lebih kecil dari kayu untuk bagian depan.
    • Lebar kayu bagian bawah sesuaikan dengan luas rumah laci.
    • Buat alur (groove) seperti pada gambar.
    • Satukan seluruh bagian dengan susunan saling menyatu dan menggunakan lem dibantu dijepit dengan clamp agar penyatuannya kuat.
    • Setelah lem kering lepas clamp. Untuk memperkuat dapat ditambahkan paku pada bagian sisi depan samping kiri dan samping kanan.




    • Lakukan percobaan fitting ke rumah laci, bila tidak lancar lakukan perapihan dengan di serut dan amplas.

    • Tambahkan pegangan untuk menarik dan menutup laci, bisa dari potongan kayu yang disekrup dari dalam, ataupun dari bahan lain yang banyak tersedia dipasaran.

    • Selesai Laci dan siap digunakan.