Laman

Sabtu, 04 Februari 2012

Loster / Home Ventilation

Created by: DIASESWIN


Loster / Home Ventilation adalah lubang udara pada rumah yang berfungsi untuk keluar masuknya udara. Loster biasanya digunakan bersama- sama dengan kusen jendela atau kusen pintu dan diletakkan pada posisi diatasnya. Selain sebagai sirkulasi udara loster juga berfungsi sebagai pelengkap keindahan dari pintu/jendela.





Model dan cara membuat dari loster itu sendiri sangat beragam, berikut adalah salah satu model beserta cara membuatnya.

Model Loster ini terdiri dari dua bagian yaitu : Bagian luar (bagian utama) yang berbentuk segiempat besar, dan bagian dalam (motif) yang berbentuk segiempat kecil dengan posisi sudut luar menghadap bagian dalam sisi tengah segiempat besar sehingga membentuk seperti ketupat yang dihubungkan dengan empat penghubung berbentuk silang dari luar sisi tengah segiempat kecil ke sudut dalam segiempat besar. biasanya model seperti ini disebut kupatan, karena mirip ketupat.

Detail :

Alat dan Bahan :
  • Alat
    • Serutan
    • Gergaji
    • Pahat
    • Martil
    • Meteran
    • Penggaris Siku
    • Pensil
  •  Bahan
    • Kayu ukuran tebal 2,5 Cm x lebar 12 Cm (untuk bagian luar loster)
    • Kayu ukuran tebal 2 Cm x lebar 5 Cm (untuk bagian dalam loster)
    • Lem Kayu
    • Paku 3,4 dan 5 Cm

Cara Membuat :
    • Bagian Luar ( Bagian Utama) Loster : 
      • Membelah kayu balok ukuran 6x12 cm, menjadi dua bagian, dan serut masing- masing menjadi ukuran tebal 2,5 Cm, kemudian membuatnya  menjadi 4 bagian,  dua untuk sisi horisontal dan dua untuk sisi vertikal, dengan panjang dan lebar sesuai kebutuhan. 
      • Membuat pola penyatuan sambungannya dengan pensil 
      • Membuat profil sisi- sisi kayu yang menghadap kedalam dengan mesin profile / router

     


      • Membuat sambungan takikan sudut / rabbet joint untuk 2 sisi komponen horisontal loster dengan gergaji dan pahat


      • Membuat sudut 45 derajat pada ujung sisi dalam 2 komponen vertikal loster dengan gergaji dan pahat
     










      • Perapihan dan Pengepasan rabbet joint sisi komponen horisontal dengan ujung komponen sisi vertikal.
     










      • Mengolesi pertemuan setiap sudut dengan lem kayu 
      • Paku setiap pertemuan dari sisi komponen horisontal loster bagian luar, masing- masing pertemuan dua paku  5 cm.













      • Merapihkan sisa kayu pada ujung komponen horisontal loster bagian sudut, dipotong sebagian atau seluruhnya, dengan gergaji dan pahat. 
      • Selesai bagian utama loster, sampai disini sebenarnya loster sudah bisa digunakan, biasanya digunakan pada rumah- rumah minimalis. 











    • Bagian dalam (Motif) Loster 
      • Menyiapkan kayu dan menyerut hingga rata dengan tebal 2 cm dan lebar 5 cm
      • Membuat profile pada kedua sudut sisi tebal bagian muka kayu 
      • Membuat segiempat kecil dan penghubungnya. 
      • Membuat garis 45 derajat pada sisi tebal kayu  
      • Memotong dengan gergaji hingga menjadi empat bagian yang bila disatukan membentuk segi empat kecil.


      • Membuat Penghubung segiempat kecil ke loster utama
      • Membuat ujung penghubung yang berhubungan dengan segiempat kecil melengkung sedemikian rupa sehingga bertemu dengan lengkungan profile sisi samping segiempat kecil (lihat gambar) 
      • Mengolesi dengan lem kayu dan paku dari sisi dalam segiempat kecil menggunakan paku 3 cm.
      • Mengolesi dengan lem kayu dan paku untuk menyatukan sudut- sudut segiempat kecil yang sudah bersatu ke penghubung dengan menggunakan paku 3 Cm.
























      • Selesai bagian dalam (motif) loster

    • Menyatukan bagian utama dan motif loster 
      • Memotong runcing 90 derajat ke empat ujung penghubung yang berhubungan dengan sudut dalam bagian utama loster. 
      • Mengolesi dengan lem kayu dan memasang motif ke bagian utama loster kemudian paku dari sisi horisontal loster utama, masing- masing penghubung satu paku 4 cm.


    • Tambahan :  Biasanya Loster perlu ditambahkan Jaring Nyamuk / Mosquito Net.
      • Menyiapkan kayu ukuran 1,5 cm dan panjang disesuaikan dengan lubang Loster sebanyak 8 buah
      • Menyiapkan jaring nyamuk yang dipotong sesuai dengan luas lubang loster
      • Memotong setiap ujung kayu dengan sudut 45 derajat dan satukan dengan lem kayu dan paku kecil menjadi 2 bujur sangkar
      • Menyatukan jaring nyamuk diantara 2 bujur sangkar dengan paku kecil
      • Selesai kotak jaring nyamuk dan siap dipasang pada bagian belakang Loster, bila sewaktu- waktu ingin dibersihkan dapat dilepas.










    Terimakasih
    Copyright © 2012 by DIASESWIN







    Sabtu, 14 Januari 2012

    Pemotong Kaca / Glass Cutter

    By: DIASESWIN


    Pemotong Kaca / Glass Cutter adalah sebuah alat manual tangan / hand tool yang menggores permukaan Kaca sehingga terpecah menjadi dua bagian mengikuti alur goresan.

    Pemotong Kaca merupakan alat yang tidak dapat dipisahkan dari Pekerjaan Kayu, karena Banyak perabot kayu yang pada bagian- bagian tertentu menggunakan kaca, seperti Jendela/ Pintu, Lemari, Bufet dan lain-lain.



    Pemotong kaca banyak jenis dan ragamnya. Pemotong kaca ini didalamnya bisa diisi pelumas untuk memotong kaca jadi kaca yang akan dipotong tidak perlu lagi dioles pelumas kaca. Sebenarnya ada pelumas untuk memotong kaca khusus, tapi bisa diganti dengan minyak tanah.


    Alat dan bahan pendukung untuk memotong kaca :
    • Pemotong Kaca / Glass Cutter
    • Pelumas kaca atau Minyak tanah
    • Penggaris ukuran atau meteran
    • Penggaris kayu
    • Spidol untuk menandai kaca yang akan dipotong
    • Gerinda kaca untuk menghaluskan kaca setelah dipotong
     Langkah - langkah dalam memotong kaca
    • Siapkan Kaca yang akan dipotong.
    • Siapkan Meja yang rata untuk memotong kaca, sebaiknya dialasi dengan karpet.
    • Tandai kaca yang akan dipotong dengan spidol dan penggaris
    • Letakkan peggaris kayu yang lurus mengikuti tanda yang sudah dibuat dan lakukan pemotongan kaca dengan alat pemotong kaca didorong atau ditarik searah dengan kekuatan terukur hingga terdengar suara goresan kaca, jangan diulang- ulang, hanya sekali dorong atau tarik.
    • Letakkan penggaris kayu dibawah kaca sejajar dengan hasil goresan kaca dengan jarak sekitar 2 - 3 mm.
    • Tekan kaca yang menggantung pada penggaris, dengan kekuatan terukur hingga kaca terbelah dua





















    • Terakhir haluskan permukaan kaca hasil pemotongan dengan gerinda didorong dengan tangan searah beberapa kali.
    • Kaca hasil pemotongan sudah jadi dan siap digunakan untuk Jendela, Lemari, Meja, dan lain- lain.



    Terimakasih








    Minggu, 01 Januari 2012

    Kayu Nangka / Jackfruit Wood

    Created by: DIASESWIN


    Kayu Pohon Nangka termasuk jenis kayu yang baik untuk dijadikan bahan baku Perabot Kayu. Dengan warnanya yang kuning sangat indah bila dijadikan perabot kayu.

    Pohon nangka yang sudah mati walaupun bertahun- tahun tidak ditebang, kayunya yang berwarna kuning tetap bertahan dan kuat, hanya bagian kayu luarnya saja yang berwarna putih rusak oleh rayap dan jamur. Inilah salah satu keunggulan kayu nangka yang berwarna kuning.


    Kusen Jendela dari Kayu Nangka

    Kayu pohon nangka yang baik adalah yang berumur tua dan berbatang besar sehingga pada bagian Teras (galih) nya berwarna kuning, semakin tua pohon nangka maka teras pada lingkar batang bagian dalamnya semakin banyak. Bagian kayu terasnya yang berwarna kuning inilah yang baik digunakan untuk Perabot Kayu.


    Jendela dari Kayu Nangka

    Beberapa keunggulan dari kayu nangka yang berwarna kuning ini diantaranya : ( Sumber : Nangka-Wikipedia)
    • Berkualitas, Kuat, Awet dan tahan terhadap serangan rayap atau jamur
    • Memiliki pola yang menarik dan indah dengan warna kuningnya
    • Dengan menggunakan perkakas yang tajam kayu ini mudah diolah, gampang mengkilap bila diserut halus.
    • Dapat dijadikan perkakas rumah tangga, Mebel, konstruksi bangunan, konstruksi kapal, alat musik dan lain- lain.
    • Dari kayunya yang berwarna kuning juga dihasilkan bahan pewarna kuning untuk mewarnai jubah para pendeta Buddha.
    Demikian info mengenai kayu pohon nangka semoga bermanfaat.



    Terimakasih.




    Minggu, 25 Desember 2011

    Kusen Pintu / Doorframe

    Created by: DIASESWIN


    Dalam membangun rumah, Pintu atau jendela adalah bagian yang penting dan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Dewasa ini Pintu ataupun jendela dari bahan material selain kayu banyak dijual dipasaran tetapi Pintu atau jendela dari bahan kayu masih tetap menjadi pilihan banyak orang selain karena keindahannya juga mudah didapat dan dibuatnya.

    Kusen pintu secara umum pembuatannya mirip dengan Kusen Jendela. Bahan kayu yang digunakan sebaiknya yang kuat, keras dan kering agar lebih awet dan tahan lama.




    Detail :

    - Alat dan Bahan :
    • Siapkan alat- alat pertukangan kayu
      • Gergaji Manual, Circular saw / Table Saw
      • Serutan Manual dan atau Planer
      • Serutan Profile atau Mesin Profile
      • Pahat / Mortising Machine
      • Martil
      • Perusut/ Marking Gauge
      • Meteran, Penggaris Panjang, Penggaris Siku
      • Pensil / Ballpoint
    • Siapkan Sket gambar dari Kusen Pintu yang akan dibuat
    • Siapkan Bahan- bahan :
      • Kayu Balok ukuran 6 x  12 Cm 
        • 1 buah untuk sisi horisontal bagian atas
        • 2 buah untuk sisi vertikal kiri dan kanan


      • Kayu Reng Untuk penahan Siku dan Penahan sisi vertikal bagian bawah.
      • Lem Kayu, Paku/ Sekrup

    - Cara membuat :

    1. Tahap Pembuatan komponen Kusen
    • Menyerut permukaan balok dengan planer dan atau serut manual hingga ukuran sisi- sisinya sama. 



    • Membuat pola pada sisi kayu horisontal yang pada kedua ujungnya akan dibuat mortise/ lubang purus, termasuk garis sepanjang sisi yang akan dibuat profile dan sponing.
    • Membuat pola pada kedua sisi kayu vertikal yang pada masing-masing ujung atasnya akan dibuat tenon/ purus, termasuk garis sepanjang sisi yang akan dibuat profile dan sponing.
    • Menandai mortise dan tenon dengan perusut / marking gauge









    • Membuat profile dengan serutan profile atau mesin profile/ trimmer
    • Membuat sponing dengan circular saw/ table saw























     2. Tahap Perakitan komponen kusen
    • Rapihkan Tenon dan mortise pada masing- masing komponen
    • Mencoba pengepasan tenon ke dalam mortise dan cek dengan penggaris siku
    • Olesi dengan lem tenon dan mortise kemudian pasang dan paku atau sekrup.
    • Tambahkan kayu reng untuk penahan sudut atas kusen
    • Tambahkan kayu reng untuk penahan antar kaki kusen














    3. Tahap Perapihan dan penghalusan
    • Rapihkan dan buat kupingan pada sisi kiri dan kanan atas kusen, sebagai penguat saat disatukan dengan tembok bangunan.
    • Amplas dan haluskan permukaan kusen bila perlu tambahkan filler
    • Beri meni kayu pada permukaan kusen yang menempel ke tembok bangunan agar tahan terhadap serangan rayap.

    Selesai Kusen Pintu dan siap dipasang pada bagian rumah.


    Terimakasih

    Copyright © 2011 by Diaseswin