Selasa, 30 Agustus 2011

Mortising Machine / Alat pembuat lubang purus

by: DIASESWIN


Untuk membuat lubang purus / mortise, secara tradisional biasanya menggunakan alat bantu pahat dan martil, namun dengan menggunakan cara tersebut akan butuh waktu, apalagi bila mortise yang akan dibuat banyak. Mortising Machine adalah mesin kayu khusus digunakan untuk memotong lubang persegi atau persegi panjang dalam sepotong kayu, Alat ini sebagai ganti pahat dalam membuat lubang purus / mortise. Menggunakan Mortising Machine selain mempercepat pekerjaan juga tingkat presisi lebih baik.





Garis besar bagian dari Mortising Machine :





















Cara kerja mesin ini sederhana, posisikan kayu yang akan dibuat mortise pada tatakan, hidupkan motor kemudian tarik tuas sehingga Mata bor / square shape drilling turun kebawah tepat mengenai kayu yang akan dibuat mortise. Agar beban kerja mesin tidak terlalu berat, lakukan perlahan- lahan dengan tingkat kedalaman bertahap.

Square shape drilling / Square chisel mortiser

Adalah mata utama dari mortising machine, terdiri dari dua bagian satu berupa mata bor yang berada di tengah dan pahat persegi sebagai rumahnya. Mata bor melubangi kayu, sedangkan pahat persegi menekan dan memotong sisa pada sudut yang tidak terkena mata bor.













Kombinasi antara mata bor dengan pahat persegi ini sangat efektif, dengan design mata bor yang sedemikian rupa berputar di tengah di dalam pahat persegi, meninggal kan hanya sedikit bagian sisa di setiap sudutnya, sehingga mata pahat persegi dengan mudah memotongnya. (sumber : Mortiser - Wikipedia)



Bekerja dengan Mortising Machine :
  • Membuat mortise Pintu / Jendela :
    • Buat pola mortise pada kayu dengan menggunakan pensil/ ballpoint, sesuai dengan ukuran Mata Bor, Untuk Jendela lebar 8 mm dan untuk Pintu lebar 12 mm, atau disesuaikan.
    • Letakkan kayu yang akan dibuat mortise pada tatakan dan posisikan mata bor tepat pada pola mortise yang sudah dibuat
    • Tarik tuas bor kebawah sampai mata bor mengenai kayu, lakukan perlahan lahan dengan kedalaman bertahap, geser tuas samping sedikit demi sedikit berulang-ulang hingga kedalaman maksimal. 
    • Bila belum tembus, balik kayu dan lakukan pengeboran dari sebaliknya hingga tembus. 
 








 
    •  Setelah selesai lepas kayu dengan memutar tuas penjepit kayu
 
Demikian salah satu contoh bekerja dengan Mortising Machine. Penerapannya dapat digunakan ke berbagai macam perabot yang menggunakan Tenon & Mortise Joinery.


Terimakasih















Tidak ada komentar: